Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Praktikum IPA Pengukuran

Gambar
PENGUKURAN A.     Pengukuran Panjang Pengukuran panjang suatu besaran fisis dapat dilakukan dengan menggunakan mistar. Untuk besaran fisis yang tidak dapat diukur dengan menggunakan mistar, maka dapat dilakukan dengan menggunakan jangka sorong atau mikrometer sekrup. Mistar merupakan alat ukur panjang yang paling sederhana dan sudah biasa dikenal orang. Mistar yang memiliki panjang 30 cm, skala pengukuran terkecilnya 1 mm, sesuai dengan jarak garis terkecil antara 2 garis yang saling berdekatan. Ketelitiannya adalah 0,5 mm atau setengah dari skala terkecil. Dengan menggunakan mistar untuk mengukur diameter silinder akan sangat kecil dilakukan dan hasilnya juga kurang akurat. Jangka sorong merupakan alat ukur yang dapat digunakan untuk mengukur diameter silinder dengan hasil yang lebih akurat. Ketelitian jangka sorong mencapai 0,1 mm. Jangka sorong terdiri atas rahang tetap dan rahang sorong. Pada rahang tetap terdapat skala yang disebut skala utama. Satu bag...

Pembelajaran Sebagai Pilar Utama Pendidikan

BAB I PENDAHULUAN A.                 Latar Belakang Pendidikan pada dasarnya adalah proses komunikasi yang didalamnya mengandung transformasi pengetahuan, nilai-nilai dan keterampilan-keterampilan, di dalam dan di luar sekolah yang berlangsung sepanjang hayat, dari generasi ke generasi (Dwi Siswoyo, 2008: 25). Dari pengertian di atas dapat diartikan bahwa hampir dari seluruh kegiatan manusia yang bersifat positif dapat dianggap bahwa mereka telah melakukan proses pendidikan. Tujuan pendidikan secara luas antara lain adalah untuk meningkatkan kecerdasan, membentuk manusia yang berkualitas, terampil, mandiri, inovatif, dan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Oleh karena itu, pendidikan sangat diperlukan oleh manusia untuk dapat melangsungkan kehidupan sebagai makhluk individu, sosial dan beragama.

Observasi ke Sekolah Dasar Negeri 28 Kecamatan Pontianak Utara

BAB I PENDAHULUAN A.     LATAR BELAKANG Observasi adalah kegiatan pengamatan yang dilakukan dengan melihat secara langsung objek maupun sesuatu yang ingin diamati. Observasi dilakukan dengan cara mendatangi lokasi tempat objek atau sesuatu yang ingin diamati tersebut berada. Observasi yang kami lakukan yaitu mengamati proses belajar mengajar yang dilakukan oleh guru. Sekolah yang menjadi tujuan kami untuk melakukan kegiatan ini yaitu Sekolah Dasar Negeri 28 Pontianak Utara. Di Sekolah tersebut menerapkan dua buah kurikulum, yaitu kurikulum 2006 dan kurikulum 2013. Kurikulum 2013 merupakan kurikulum baru yang diterapkan di Indonesia pada tahun 2013 dan SD Negeri 28 menjadi salah satu sekolah yang mendapatkan kesempatan untuk menerapkan kurikulum baru ini.

Konsep-Konsep IPS (Geografi, Sejarah, Ekonomi, Sosiologi, Antropologi) Dalam Konteks Lokal, Nasional, dan Global

BAB I Pendahuluan        I. Latar Belakang Pada dasarnya manusia hidup adalah saling membutuhkan, saling bergantung dengan manusia yang lainnya dapat juga dikatakan sebagai hubungan sosial.   Menurut Nursid Sumaatmadja (2006) pengalaman atau pengetahuan yang melekat pada diri seseorang tersebut dapat dirangkum sebagai pengetahuan sosial. Tujuan utama Pendidikan IPS adalah menyiapkan peserta didik sebagai anggota   masyarakat dan warga Negara yang baik serta memberi dasar pengetahuan sosial untuk kelanjutan jenjang diatasnya. Di Perguruan   Tinggi, IPS memberikan kepada para mahasiswa agar supaya menghasilkan guru IPS yang dapat menguasai konsep-konsep dasar secara esensial tentang ilmu-ilmu sosial dan mampu membelajarkan kepada peserta didiknya secara bermakna (Udin S. Winaputra . 2003). IPS sebagai Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial yang dikembangkan dalam bentuk kurikulum akademik atau kurikulum disiplin yang memakai nama disi...

Balada W.S Rendra

Balada Orang-Orang Tercinta oleh W.S Rendra  Kita bergantian menghirup asam Batuk dan lemas terceruk Marah dan terbaret-baret Cinta membuat kita bertahan dengan secuil redup harapan Kita berjalan terseok-seok Mengira lelah akan hilang di ujung terowongan yang terang Namun cinta tidak membawa kita memahami satu sama lain

Kumpulan Puisi Chairil Anwar

 Aku Kalau sampai waktuku ‘Ku mau tak seorang ‘kan merayu Tidak juga kau Tak perlu sedu sedan itu Aku ini binatang jalang Dari kumpulannya terbuang